Halaman ini memuat etika publikasi terhadap semua pihak yang terlibat seperti Penulis, Editor, dan Mitra Bestari. Kode etik publikasi ilmiah pada dasarnya terdiri dari tiga nilai etika yaitu:

  • Kenetralan
  • Segala sesuatu yang dilakukan bersifat objektif dan tidak terpengaruh dari kepentingan individu.

  • Keadilan
  • Memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada semua elemen berdasarkan perannya.

  • Kejujuran
  • Bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme dalam publikasi.


Tanggung Jawab Penulis

  1. Standar Pelaporan
  2. Penulis harus menyajikan laporan yang akurat dari penelitian yang dilakukan, serta menuliskan diskusi secara objektif dari signifikansi penelitiannya. Data yang digunakan harus disajikan secara akurat pada artikel. Sebuah artikel harus mengandung detail dan referensi yang cukup agar orang lain dapat menggunakan dan mengimplementasikan apa yang dilakukan oleh penulis. Jika terdapat laporan penipuan atau pemberian informasi yang tidak akurat secara sengaja, maka hal tersebut merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

  3. Akses Data dan Retensi
  4. Penulis diminta untuk menyediakan data sebelum diolah (data mentah) yang terkait dengan artikel untuk digunakan pada proses review, dan harus siap untuk menyediakan akses ke publik terhadap data tersebut (berdasarkan Pernyataan ALPSP-STM tentang Data dan Database). Jika memungkinkan, penulis harus menyimpan data tersebut setelah publikasi.

  5. Orisinalitas dan Plagiarisme
  6. Penulis harus memastikan bahwa apa yang ditulis sepenuhnya asli merupakan hasil karya sendiri. Jika penulis menggunakan pekerjaan dan/atau kata-kata dari orang lain, penulis harus memastikan bahwa hal tersebut telah dikutip dengan tepat.

  7. Publikasi Ganda, Redundan, dan Serentak
  8. Seorang penulis tidak boleh mempublikasikan artikel yang menjabarkan esensi penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Pengiriman artikel yang sama untuk lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

  9. Pengakuan Sumber Referensi
  10. Penulis harus memberikan pengakuan yang tepat dari karya orang lain. Penulis harus mengutip publikasi yang telah berpengaruh dalam penelitian yang dilaporkannya.

  11. Daftar Penulis Artikel
  12. Penulis harus dibatasi hanya kepada mereka yang telah membuat kontribusi yang signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah membuat kontribusi yang signifikan harus terdaftar sebagai penulis pembantu. Orang atau pihak lain yang telah berpartisipasi dalam aspek-aspek substantif tertentu dari proyek penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis korespondensi harus memastikan bahwa semua penulis yang sesuai telah tercantum dalam artikel dan tidak ada penulis yang tidak sesuai. Penulis korespondensi harus memastikan bahwa semua penulis telah melihat dan menyetujui versi akhir dari artikel dan telah sepakat melakukan publikasi.

  13. Penyingkapan Informasi dan Konflik Kepentingan
  14. Semua penulis harus menyampaikan setiap konflik kepentingan, baik substantif maupun keuangan, yang mungkin dibuat untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi penelitian. Semua sumber dukungan keuangan untuk penelitian tersebut harus disampaikan.

  15. Kesalahan Mendasar dalam Karya yang Diterbitkan
  16. Ketika penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam artikel yang telah diterbitkan, penulis berkewajiban untuk segera memberitahukan editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki artikelnya.

  17. Bahaya dan Subyek Manusia atau Hewan
  18. Jika pekerjaan melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang berbahaya dalam penggunaannya, penulis harus dengan jelas mengidentifikasi hal ini dalam menuliskan artikel.


Tanggung Jawab Editor

  1. Keadilan
  2. Editor mengevaluasi artikel penulis tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, keyakinan agama, etnis, kewarganegaraan, atau pandangan politik dari para penulis.

  3. Kerahasiaan
  4. Editor dan setiap staf editorial tidak boleh mengungkapkan informasi apapun tentang artikel yang diajukan, kepada orang lain selain penulis, reviewer, calon reviewer, dewan editor lainnya yang sesuai, dan penerbit yang sesuai.

  5. Penyingkapan Informasi dan Konflik Kepentingan
  6. Artikel yang tidak jadi untuk dipublikasikan karena ditolak atau sesuatu dan lain hal, tidak boleh digunakan oleh editor untuk kepentingannya sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis.

  7. Keputusan Publikasi
  8. Editor Jurnal Eksplora Informatika bertanggung jawab untuk memutuskan artikel yang harus diterbitkan. Keputusan ini diperoleh berdasarkan tingkat kesesuaian atau validasi sebuah artikel dan seberapa pentingnya artikel tersebut bagi peneliti lain dan pembaca. Editor dipandu oleh kebijakan dewan editor jurnal dan dibatasi oleh ketentuan hukum yang berlaku, seperti pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta dan plagiarisme. Editor dapat berunding dengan editor lain atau mitra bestari dalam membuat keputusan ini.

  9. Proses Review Artikel
  10. Editor harus memastikan bahwa setiap artikel yang masuk telah diperiksa orisinalitasnya terlebih dahulu. Editor harus mengorganisir dan menugaskan Mitra Bestari secara adil dan bijaksana. Editor harus menjelaskan proses review sebuah artikel pada bagian informasi “For Author”. Editor harus menentukan Mitra Bestari yang berkualifikasi dan sesuai dengan bidang ilmu yang digunakan pada jurnal.


Tanggung Jawab Reviewer

  1. Kontribusi untuk Keputusan Editorial
  2. Mitra bestari membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan dapat membantu penulis dalam meningkatkan kualitas artikel melalui editor dengan cara memberikan komentar yang membangun.

  3. Kecepatan
  4. Setiap reviewer yang ditugaskan, namun merasa tidak memenuhi syarat/minat untuk menelaah artikel, atau tidak mempunyai cukup waktu untuk menelaah, harus segera memberitahu editor dan undur diri dari proses review.

  5. Standar Objektivitas
  6. Review harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi untuk penulis tidak seharusnya untuk disampaikan. Reviewer harus menyatakan pandangan mereka secara jelas dengan argumen yang mendukung.

  7. Kerahasiaan
  8. Setiap artikel yang diterima untuk di-review harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Artikel tidak boleh disebarkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali atas izin editor dan penulis.

  9. Penyingkapan Informasi dan Konflik Kepentingan
  10. Informasi atau ide yang diperoleh dalam proses review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak boleh memberi keputusan yang dipengaruhi oleh konflik kepentingan akibat kompetisi, kolaborasi, atau hubungan dan koneksi lainnya dengan salah satu penulis, perusahaan, atau lembaga yang berkaitan dengan artikel.

  11. Pengakuan Sumber Referensi
  12. Reviewer harus mengidentifikasi referensi yang belum dikutip oleh penulis. Pernyataan bahwa observasi, derivasi, atau argumen yang telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Reviewer juga harus menyatakan ke editor jika ada kesamaan substansial atau tumpang tindih antara artikel yang di-review dengan artikel lain berdasarkan pengetahuan reviewer.