Identifikasi Citra Batu Mulia dengan Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation

Main Article Content

Meylda Kurnia Emylia Putri

Abstract

Batuan mulia (gemstone) merupakan salah satu kekayaan alam yang dapat dijadikan perhiasan dan koleksi. Terdapat beberapa jenis batuan seperti ruby, sapphire, zamrud, topaz, kecubung, dan kalimaya. Jenis batuan mulia tersebut dapat dikenali berdasarkan tekstur, motif, dan warnanya. Keberagaman atas jenis batuan mulia akan menjadi kendala bagi konsumen untuk mengidentifikasi bebatuan asli, palsu dan sintetis dikarenakan minimnya akan pengetahuan dan kemampuan individu dalam mengidentifikasi bebatuan mulia. Kemiripan Antara batuan mulia asli, sintetis, dan palsu menjadi suatu permasalahan dalam pemilihan batuan tersebut. Berdasarkan permasalahan yang telah dijabarkan maka dengan dibuatnya sistem basis jaringan saraf tiruan dapat mengidentifikasi dan mengenali batuan mulia, asli, palsu, atau sintetis dikarenakan jaringan saraf tiruan merupakan salah satu ilmu komputer yang dapat mempelajari dan menirukan kerja otak manusia dibidang pengelompokan dan pengenalan pola. Untuk pengaplikasian tersebut, algoritma yang akan digunakan yaitu backpropagation dan hasil dari keakurasian adalah 85%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Putri, M. (2019). Identifikasi Citra Batu Mulia dengan Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation. Jurnal Eksplora Informatika, 9(1), 11-16. https://doi.org/10.30864/eksplora.v9i1.256
Section
Articles

References

A. A. Kasim and A. Harjoko, “Klasifikasi Citra Batik Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Berdasarkan Gray Level Co- Occurrence Matrices ( GLCM ),” Semin. Nas. Apl. Teknol. Inf. Yogyakarta, 21 Juni 2014, pp. 7–13, 2014.

A. H. Rangkuti, “Klasifikasi Motif Batik Berbasis Kemiripan Ciri Dengan Wavelet Transform Dan Fuzzy Neural Network,” no. 9, pp. 361–372, 2013.

B. Pengkajian, T. Pertanian, B. Besar, and P. Tanaman, “Identifikasi Varietas Berdasarkan Warna dan Tekstur Permukaan Beras Menggunakan Pengolahan Citra Digital dan Jaringan Syaraf Tiruan,” pp. 91–97, 2013.

D. Amirullah, “Sistem Pencarian Semantik Impresi dengan Mekanisme Pembobotan Kombinasi Fitur Warna dan Fitur Bentuk,” 2018.

D. Puspitaningrum, “Pengantar Jaringan Syaraf Tiruan,” 2014.

D. Z. Herman, “Pendayagunaan mineral untuk menjadi permata,” Museum Geol., vol. 5, no. 7, pp. 4–5, 2008.

I. N. da Silva, D. Hernane Spatti, R. Andrade Flauzino, L. H. B. Liboni, and S. F. dos Reis Alves, Artificial Neural Networks. 2017.

M. H. Fauzi et al., “Implementasi Thresholding Citra Menggunakan Algoritma Hybrid Optimal Estimation,” Teknol. Inf., 2010.

P. Nuriskianti, K. Adi, J. Fisika, F. Sains, and U. Diponegoro, “Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik,” vol. 4, no. 2, pp. 197–204, 2015.

V. Pebrianasari, E. Mulyanto, and D. Erlin, “Analisis pengenalan motif batik Pekalongan,” Techno.COM, vol. 14, no. 4, pp. 281–290, 2015.